Senin, 21 Oktober 2019

The seven habbits of highly effective people

TUJUH (7) KEBIASAAN MANUSIA YANG SANGAT EFEKTIF


Nama: selviana
Nim : C1AA18103
Kelas/Prodi: 2A S1 keperawatan
Tugas : PMK ( PENDIDIKAN MORAL KARAKTER )

Kebiasaan 1 : Jadilah Proaktif
Bersikap proaktif adalah lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa
mendatang.
Contoh Nyata : Saya sering mengambil inisiatip untuk melakukan hal yang menurut saya tidak merugikan orang lain, dan saya juga sering mengajak teman teman saya untuk berpikiran kritis, contohnya dalam pembelajaran.

Contoh dalam dunia Keperawatan : mengambil inisiatip dalam hal darurat contohnya dalam kecelakaan,tetapi harus dengan konsep dan dasar yang bisa di pertanggung jawabkan.

Kebiasaan 2 : Merujuk pada Tujuan Akhir
Segalanya diciptakan dua kali – pertama secara mental, kedua secara fisik.masing-masing dengan terlebih
dulu menciptakan visi serta tujuan setiap proyek secara mental. tujuan-
tujuan yang paling penting bagi mereka sendiri dan membuat komitmen terhadap diri sendiri
untuk melaksanakannya.
Contoh nyata : saya dalam melakukan hal apapun harus liat akhirnya apakah itu baik atau buruk untuk masa depan saya nanti, contohnya maen, kalau misalkan itu tidak bermanfaat mending tinggalkan sajalah.

Contoh dalam dunia Keperawatan : apa yang akan kita lakukan itu harus bertujuan pada hasil akhir yang paling utama yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar pada klien, yaitu SEHAT.


Kebiasaan 3 : Dahulukan yang Utama
Mendahulukan yang utama adalah penciptaan kedua secara fisik. Mendahulukan yang utama
artinya mengorganisasikan dan melaksanakan, apa-apa yang telah diciptakan secara mental
(tujuan Anda, visi Anda, nilai-nilai Anda, dan prioritas-prioritas Anda). Hal-hal tidak penting tidak didahulukan. Hal-hal utama tidak dikebelakangkan.
Contoh nyata : saya seing mendahulukan hal yang menurut saya penting, contohnya adalah kuliah.

Contoh dalam dunia Keperawatan : Sebagai dunia kesehatan kita harus mendahulukan kebutuhan pisik dan psikisnya.




Kebiasaan 4 : Berpikir Menang/Menang
Berpikir menang/menang adalah cara berpikir yang berusaha mencapai keuntungan bersama,
dan didasarkan pada sikap saling menghormati dalam semua interaksi.
Berpikir menang/menang mendorong penyelesaian konflik dan membantu masing-masing
individu untuk mencari solusi-solusi yang sama-sama menguntungkan. Berpikir
menang/menang artinya berbagi informasi, kekuasaan, pengakuan, dan imbalan.
Contoh nyata : Saya sering berfikir positip dan terus memikirkan yang menurut saya itu harus saya wujudkan, contohnya dalam bermain futsal, saya sering memikirkan bahwa saya harus terus menang, supaya sya terus bersemangat.

Contoh dalam dunia keperawatan : Selalu memikirkan kesembuhan pasien, karena kesembuhan pasien adalah suatu kemenangan bagi seorang tenaga kesehatan.


Kebiasaan 5 : Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu, Baru Dipahami
Kalau kita mendengarkan dengan seksama, untuk memahami orang lain kita harus memahami apa yang mereka bicarakan.
Contoh nyata : Kalau saya menghadapi suatu masalah, saya selalu memahami terlebih dahulu inti dari masalahnya, dan baru mencari jalan keluar untuk menyelesaikannya.

Contoh dalam dunia Keperawatan : Kita harus memahami dulu keluhan atau masalh penyakit klien baru kita memberikan obat kepada klien tersebut untuk memenuhi kesehatan klien.


 Kebiasaan 6 : Wujudkan Sinergi
Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan caramu, melainkan
cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Memanfaatkan perbedaan-
perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah, memanfaatkan peluang.
Contoh nyata :  Saya dalam menghadapi suatu masalah selalu membuat alternatif yang mudah untuk mencari jalan keluar dari masalah tersebut, bahkan saya selalu menyelesaikan masalah dengan cara yang singkat padat dan jelas.
Contoh dalam dunia Keperawatan : Sebagai tenaga kesehatan harus bisa membuat suatu alternatif dalam menyembuhkan pasien, dan dalam melakukan asuhan keperawatan harus to the point, jangan bertele-tele dan harus jelas.


Kebiasaan 7 : Mengasah Gergaji
Mengasah gergaji adalah soal memperbaharui diri terus-menerus dalam keempat bidang
kehidupan dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang
meningkatkan kapasitas kita utnuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif lainnya. Bagi
sebuah organisasi, Kebiasaan 7 menggalakkan visi, pembaharuan, perbaikan terus-menerus.
Contoh nyata :Kebiasaan ini telah saya coba dari 1 tahun yang lalu saya sudah mulai memperbaiki diri mulai dari fisik yang sering olahraga.

Contoh dalam dunia Keperawatan : Perawat harus sering mangasah dirinya, mengasah diri disini adalah untuk memperbaiki diri, mulai dari sikap nya, sifatnya, dan pengetahuannya.

22 komentar:

  1. Terima kasih, ini sangat berguna🙏

    BalasHapus
  2. Penjelasannya sangat bagus,rinci dan sangat jelas👍

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat👍🏻👍🏻

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  6. Wah dapet ilmh baru nihteh , semoga bermanfaat dan dapat saya realisasikan . Bagus pokonya

    BalasHapus